Target 2019 Rampung, Pengerjaan Tol Pekanbaru-Dumai Capai 40 Persen

By Rezky Agustia Retnowati 31 Jan 2019, 10:12:50 WIBEconomy

Target 2019 Rampung, Pengerjaan Tol Pekanbaru-Dumai Capai 40 Persen

awaPos.com-Pembangunan jalan Tol Pekanbaru-Dumai hingga kini baru mencapai 40 persen. Jalan bebas hambatan ini, ditargetkan akan selesai di akhir 2019.

Pimpinan Proyek PT Hutama Karya (HK) Tol Pekanbaru-Dumai Seksi 1 dan 2, Bambang Hendrarto mengatakan, untuk seksi 1 pembebasan lahan sudah mencapai angka 95 persen Sedangkan konstruksinya sudah mencapai 50,5 persen.

"Februari untuk seksi satu ini sudah teraspal semua dan Mei tinggal finishing. Mei karena tidak banyak lagi kendala di lapangan," kata dia saat mendampingi Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim melakukan peninjauan, Rabu (30/1).

Target 2019 Rampung, Pengerjaan Tol Pekanbaru-Dumai Capai 40 Persen Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim (kanan) saat meninjau progres pembangunan jalan Tol Pekanbaru-Dumai, Rabu (30/1). (Virda Elisya/JawaPos.com)

Ia mengungkapkan, adapun kendala yang dialami Hutama Karya selaku kontraktor adalah, struktur tanah timbun yang tinggi. "Kalau tinggi, cepat kerjakannya pada operasional bisa amblas. Itu pernah terjadi di trans Jawa. Kan ada yang retak dan amblas separuh. Menghindari itu tidak terlalu cepat, harus dilebihkan dulu," jelasnya.

 

Sedangkan untuk seksi 2, sebutnya, saat ini pembebasan lahan sudah 69 persen dengan fisik 38,5 persen. Di seksi ini, Bambang mengaku ada sedikit persoalan lahan yang melintasi kawasan hutan.

"Tapi itu sudah difasilitasi oleh Pemprov Riau dalam pengurusan izin lingkungan. Sekarang masih proses pinjam pakai di Kementerian LHK," sebutnya.

Sementara itu, Gubernur Riau Wan Thamrin usai meninjau seksi 1 dan 2 tol tersebut berharap, agar pengerjaan bisa selesai akhir 2019. Meski begitu, ia menyadari bahwa pembangunan jalan bebas hambatan memang sulit. Karena adanya masalah pembebasan lahan.

"Pelepasan lahan, bahwa dari Kejaksaan Tinggi dan Pengadilan Negeri kita pakai konsinyasi. Apapun yang kita lewati, karena ini program PSN. Tidak lagi ada hukum di atas itu, kita lewati. Banyak tantangan, betul. Tapi kita bersikukuh bersama dan ini program bersama," tegasnya.

Dengan begitu, Pemprov Riau siap mendukung apapun kendala yang dialami Hutama Karya di lapangan. "Apapun yang merupakan kewajiban Pemprov Riau kami siap. Bahkan saya sudah meneken surat pinjam pakai kawasan ke Kementerian LHK. Insya Allah ini sudah final," imbuhnya.

Mantan Bupati Rohil ini juga berharap, agar di bulan Maret mendatang, Presiden Joko Widodo dapat meninjau kembali jalan tol ini. "Mungkin itu tinjau yang terakhir beliau bisa selfie di tol (sebelum Pilpres). Karena pada Maret itu Pekanbaru tuan rumah HUT Damkar Nasional," sebutnya.

Untuk diketahui, pembangunan jalan tol ini sudah dimulai sejak Desember 2016. Tol ini dibagi menjadi 6 seksi, yaitu Seksi I Pekanbaru-Minas; Seksi II Minas-Kandis Selatan; Seksi III Kandis Selatan-Kandis Utara; Seksi IV Kandis Utara-Duri Selatan; Seksi V Duri Selatan-Duri Utara; dan Seksi VI Duri Utara-Dumai.

Panjang keseluruhan mencapai 131.5 kilometer. Selain seksi 1 dan 2, untuk seksi pembebasan lahan mencapai 84.7 persen dan fisik 46 persen. Kemudian, untuk seksi 4 pembebasan lahannya kini mencapai 89 persen dan fisik 34 persen.

Selanjutnya, seksi 5 pembebasan lahan baru mencapai 58 persen dan fisik 22.8 persen. Terakhir, seksi 6 progres lahannya mencapai 87.9 persen dan fisik 37.5 persen.

"Komitmennya bujur lalu melintang patah, apapun kita hadapi. Untuk sebuah jalan tol ini apapun kita hadapi. Karena bagaimanapun, kita sudah dibeking. Tidak ada sebuah hukum di atas ini. Ini program nasional. Mesti jadi, tak pernah mundur," pungkas Gubernur Riau.


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook