Mantap... Bapenda Dumai Lampaui Target PAD 2018

By Rezky Agustia Retnowati 31 Des 2018, 09:12:59 WIBEconomy

Mantap... Bapenda Dumai Lampaui Target PAD 2018

DUMAI (MR) -  Badan Pendapatan Daerah Kota Dumai hingga Desember 2018 sudah merealisasikan penerimaan keuangan sebesar Rp126 miliar, atau tercapai 108 persen dari target setahun sebesar Rp116 miliar.

Kepala Bapenda Dumai Marjoko Santoso di Dumai, Rabu, mengatakan pendapatan ratusan miliar ini bersumber dari 10 pajak daerah, dan terbanyak pajak bumi bangunan sektor perkotaan Rp73 miliar atau tercapai 104 persen dari target Rp70 miliar.

"Realisasi keuangan ini dari hasil pajak dan retribusi daerah, lain lain pendapatan sah, dengan pencapaian 108 persen hingga desember 2018," kata Marjoko, Rabu.

Untuk mencapai kinerja pemasukan keuangan optimal, dibuat inovasi, di antaranya data ulang objek pajak belum terdaftar, pemasangan alat pencatatan transaksi tapping box dan edaran kepatuhan pajak retribusi.

Bapenda Dumai juga melakukan perjanjian kerjasama dengan Bank Riau Kepri dalam program pemasangan alat tapping box di tiga objek pajak, yaitu restoran hotel dan tempat hiburan malam.

Selain itu, perjanjian kerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional untuk membangun kejujuran dalam transaksi jual beli tanah agar pelaporan riil, terkait pajak bumi bangunan dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan.

"Tahun 2019 nanti ditargetkan pad Rp128 miliar, dan kita optimis meningkat karena ada dukungan lembaga penegak hukum dan instansi terkait lain untuk pendampingan dan pengawasan," sebutnya.

Untuk realisasi dan target penerimaan lain menjadi kewenangan Bapenda Dumai hingga Desember 2018, ialah, pajak hotel Rp3,5 miliar dari target Rp4,3 miliar, pajak restoran Rp5,2 miliar dari Rp3,7 miliar, pajak hiburan Rp956 juta dari Rp748 juta.

Kemudian, pajak reklame Rp1,7 miliar dari Rp1,5 miliar, pajak penerangan jalan PLN Rp19,6 miliar dari Rp16,7 miliar, pajak penerangan jalan non PLN Rp13,4 miliar dari Rp9,1 miliar, pajak air bawah tanah Rp1,3 miliar dari Rp2,1 miliar, BPHTB Rp6 miliar dari Rp7,6 miliar. (ant)


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook